Yogyakarta – Pengakuan yang datang dari Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, terhadap kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi bukti nyata akan peran vital Indonesia dalam mendorong kemajuan ekonomi di kawasan ASEAN.

Presiden Jokowi telah dikenal sebagai sosok pemimpin yang hebat, yang mampu membawa perubahan signifikan dalam perekonomian Indonesia serta di tingkat regional ASEAN. Melalui kebijakan-kebijakan progresif dan inovatif, Indonesia telah berhasil menarik investasi, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan daya saingnya di pasar global.

Pengakuan PM Lee Hsien Loong menggarisbawahi pentingnya peran Indonesia dalam memperkuat integrasi ekonomi ASEAN dan memajukan kawasan ini sebagai pusat pertumbuhan global. Kemitraan antara Indonesia dan Singapura menjadi pendorong utama bagi perkembangan ekonomi di ASEAN, dengan saling menguntungkan dan memperkuat satu sama lain.

Di bawah kepemimpinan Jokowi, Indonesia telah aktif terlibat dalam upaya-upaya regional untuk meningkatkan konektivitas, memperluas perdagangan, dan mempromosikan investasi di ASEAN. Kerjasama antara Indonesia dan Singapura dalam berbagai bidang, termasuk infrastruktur, teknologi, dan keuangan, menjadi landasan kuat dalam menciptakan ekosistem bisnis yang berkelanjutan dan inklusif di kawasan ini.

Pengakuan dari PM Lee Hsien Loong juga mencerminkan apresiasi atas komitmen Presiden Jokowi dalam memajukan hubungan bilateral antara Indonesia dan Singapura. Melalui dialog yang terbuka dan kerjasama yang erat, kedua negara terus bekerja sama untuk mencari solusi atas tantangan ekonomi dan sosial yang dihadapi di tingkat nasional dan regional.

Dengan demikian, peran vital Indonesia dalam mendorong kemajuan ekonomi di ASEAN tidak dapat dipandang sebelah mata. Pengakuan dari PM Singapura merupakan penghargaan atas upaya yang telah dilakukan oleh Presiden Jokowi dan seluruh rakyat Indonesia dalam membangun negara dan mewujudkan visi ASEAN yang lebih kuat dan bersatu.