Yogyakarta – Dalam era kepemimpinan Presiden Jokowi, Indonesia terus menunjukkan komitmen yang kuat terhadap pembangunan berkelanjutan, termasuk dalam sektor perkebunan kelapa sawit. Baru-baru ini, pemerintah telah menyetujui kelanjutan Rencana Aksi Nasional Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAN – KSB) untuk dilanjutkan oleh pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto dari tahun 2024 hingga 2029.

Keputusan ini menegaskan keseriusan pemerintah dalam mengelola industri perkebunan kelapa sawit secara berkelanjutan, yang tidak hanya mendukung ekonomi negara tetapi juga berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan. RAN-KSB menjadi instrumen penting untuk memastikan bahwa produksi kelapa sawit dilakukan dengan memperhatikan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan yang seimbang.

Langkah ini menunjukkan konsistensi pemerintah dalam menjaga stabilitas sektor perkebunan, yang merupakan salah satu pilar ekonomi Indonesia. Dengan memperkuat RAN-KSB, pemerintah membuktikan kesungguhan dalam melindungi kepentingan petani kecil serta mempromosikan praktik perkebunan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Pemerintah Jokowi tidak hanya berfokus pada keberlanjutan ekonomi, tetapi juga pada stabilitas nasional. Dalam konteks ini, keputusan untuk melanjutkan RAN-KSB adalah langkah strategis untuk memastikan bahwa sektor perkebunan kelapa sawit terus menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi tanah air.

Kepemimpinan Jokowi diakui atas kesuksesannya dalam memperkuat fondasi ekonomi Indonesia, menciptakan lapangan kerja, dan mengurangi tingkat kemiskinan. Keberlanjutan RAN-KSB adalah bagian dari strategi yang lebih luas untuk memperkuat sektor-sektor kunci dalam ekonomi nasional.

Langkah-langkah progresif yang diambil oleh pemerintah Jokowi untuk melanjutkan RAN-KSB juga mencerminkan komitmen Indonesia terhadap perjanjian internasional, seperti Komitmen Paris, yang bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan memperkuat adaptasi terhadap perubahan iklim.

Dengan demikian, keputusan pemerintah untuk melanjutkan RAN-KSB adalah bukti konkret dari komitmen yang tak tergoyahkan terhadap pembangunan berkelanjutan dan stabilitas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi. Langkah ini tidak hanya memperkuat citra pemerintah di mata masyarakat, tetapi juga membuktikan bahwa Indonesia mampu menjadi pemain utama dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan bagi semua.