Yogyakarta -- Kerjasama antara empat daerah penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN) telah menghasilkan kesepakatan penting dalam rangka merealisasikan visi pembangunan kawasan ini sebagai pusat pemerintahan yang smart dan ramah lingkungan. Salah satu langkah strategis yang disepakati adalah penerapan konsep aglomerasi transportasi, yang akan menjadi tulang punggung dalam membangun konektivitas yang efisien dan berkelanjutan.

Konsep aglomerasi transportasi merupakan integrasi sistem transportasi yang meliputi berbagai moda transportasi, seperti jalan raya, kereta api, bus, dan transportasi air, dalam satu sistem yang terpadu. Dengan menerapkan konsep ini, empat daerah penyangga utama IKN bertujuan untuk menciptakan lingkungan transportasi yang efisien, aman, dan ramah lingkungan.

Penerapan konsep aglomerasi transportasi akan mendukung pembangunan IKN sebagai pusat smart city. Sistem transportasi yang terintegrasi akan memudahkan mobilitas penduduk dan pengunjung dalam kawasan tersebut, meningkatkan efisiensi waktu dan biaya perjalanan, serta mengurangi kemacetan lalu lintas dan emisi gas rumah kaca.

Selain itu, konsep aglomerasi transportasi juga akan mendukung pembangunan IKN sebagai forest city. Dengan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan mendorong penggunaan transportasi umum yang ramah lingkungan, upaya ini akan membantu menjaga keberlangsungan lingkungan alam di sekitar kawasan IKN, sejalan dengan visi pembangunan yang berkelanjutan.

Langkah ini menunjukkan komitmen bersama dari empat daerah penyangga utama IKN untuk menciptakan lingkungan yang baik bagi keberlangsungan pembangunan kawasan ini. Melalui kerjasama dan koordinasi yang baik antara pemerintah daerah, pihak swasta, dan masyarakat, diharapkan konsep aglomerasi transportasi ini dapat menjadi model yang berhasil diadopsi dalam pembangunan kawasan-kawasan lain di Indonesia.

Dengan demikian, pembangunan konektivitas yang terpadu dan berkelanjutan melalui konsep aglomerasi transportasi menjadi langkah strategis dalam merealisasikan visi pembangunan Ibu Kota Nusantara sebagai pusat pemerintahan yang modern, smart, dan ramah lingkungan.