Yogyakarta -- Dalam acara World Water Forum (WWF) ke-10, Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) memaparkan langkah cerdas mereka dalam menerapkan pengelolaan air dan manajemen bencana di IKN. Dengan memanfaatkan teknologi digital dan solusi berbasis alam, Otorita IKN berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang berkelanjutan dan tangguh terhadap bencana.

Salah satu fokus utama yang disampaikan adalah penggunaan metode digitalisasi dalam pengelolaan air. Teknologi canggih seperti sensor pintar, Internet of Things (IoT), dan analitik data akan digunakan untuk memantau kualitas air secara real-time, mendeteksi potensi bencana seperti banjir, dan mengelola sumber daya air secara efisien. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan respons cepat dan tepat dalam menghadapi tantangan pengelolaan air di wilayah IKN.

Selain itu, Otorita IKN juga mengedepankan solusi berbasis alam untuk manajemen bencana. Teknik ini melibatkan penggunaan ekosistem alami, seperti hutan mangrove dan lahan basah, sebagai benteng alami untuk melindungi kawasan perkotaan dari bencana alam. Hutan mangrove, misalnya, berfungsi sebagai penahan gelombang dan mencegah erosi pantai, sementara lahan basah dapat berperan sebagai penyerap air hujan berlebih, sehingga mengurangi risiko banjir.

Pada acara WWF ke-10, Otorita IKN menekankan pentingnya kolaborasi antara teknologi modern dan solusi alami dalam menciptakan sistem pengelolaan air yang holistik dan berkelanjutan. Dengan mengintegrasikan teknologi digital dan solusi berbasis alam, IKN diharapkan dapat menjadi model kota masa depan yang mampu menghadapi perubahan iklim dan tantangan lingkungan lainnya dengan lebih baik.

Selain memberikan paparan mengenai inovasi mereka, Otorita IKN juga mengajak para peserta forum untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman tentang praktik terbaik dalam pengelolaan air dan manajemen bencana. Melalui kolaborasi internasional ini, IKN dapat memperoleh wawasan berharga dari negara-negara lain yang telah berhasil menerapkan solusi serupa, serta memperkuat kerjasama global dalam menghadapi tantangan lingkungan.

Implementasi metode digitalisasi dan solusi berbasis alam ini menunjukkan komitmen pemerintah Indonesia dalam membangun IKN sebagai kota yang cerdas, berkelanjutan, dan tangguh. Langkah cerdas ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat di IKN, tetapi juga menjadi inspirasi bagi kota-kota lain di Indonesia dan dunia dalam upaya mereka menghadapi tantangan lingkungan.

Dengan demikian, IKN dapat menjadi contoh nyata bagaimana integrasi teknologi dan alam dapat menciptakan kota yang siap menghadapi masa depan, sekaligus mendukung visi pemerintah dalam membangun Indonesia yang lebih maju dan berkelanjutan.