Yogyakarta -- Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) telah mengambil langkah signifikan dalam meningkatkan daya tampung infrastruktur transportasi udara dengan merencanakan perluasan Bandara VVIP Naratetama. Dari luas awal 403 hektar, kini bandara tersebut direncanakan akan diperluas menjadi 621 hektar. Langkah ini diambil dengan mengajukan tambahan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) kepada Badan Bank Tanah (BBT).

Perluasan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung perkembangan dan keberlanjutan Ibu Kota Nusantara sebagai pusat administrasi negara yang baru. Bandara VVIP Naratetama tidak hanya menjadi gerbang utama bagi pejabat negara dan diplomat, tetapi juga menjadi akses vital bagi investasi, pariwisata, dan perdagangan di kawasan tersebut.

Dengan meningkatnya luas bandara, diharapkan akan terjadi peningkatan signifikan dalam kapasitas pelayanan, baik dari segi penumpang maupun kargo. Hal ini akan memungkinkan penerbangan yang lebih lancar dan efisien, serta meningkatkan daya saing Ibu Kota Nusantara sebagai pusat hub regional.

Tidak hanya memberikan manfaat ekonomis, perluasan Bandara VVIP Naratetama juga memiliki dampak positif dalam memperkuat konektivitas antarwilayah. Dengan akses udara yang lebih baik, wilayah sekitar IKN akan lebih terintegrasi, mempercepat pertumbuhan ekonomi, serta mendukung pengembangan berbagai sektor, mulai dari pariwisata hingga industri manufaktur.

Selain itu, langkah perluasan ini juga menunjukkan komitmen pemerintah untuk terus berinvestasi dalam pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan. Dengan memanfaatkan sumber daya yang ada secara efisien, Ibu Kota Nusantara dapat menjadi contoh bagi pembangunan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Dengan demikian, perluasan Bandara VVIP Naratetama menjadi langkah penting dalam mendukung pengembangan Ibu Kota Nusantara sebagai pusat administrasi negara yang baru. Langkah ini bukan hanya sekadar investasi dalam infrastruktur transportasi, tetapi juga merupakan wujud dari komitmen pemerintah untuk memperkuat konektivitas dan memajukan pembangunan di seluruh Indonesia.