Yogyakarta -- Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Agung Wicaksono, mengumumkan bahwa sembilan perusahaan asing dari tiga negara telah mantap melakukan investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan nilai mencapai Rp 45 triliun. Langkah ini merupakan tonggak penting dalam pembangunan IKN dan menjadi bukti kepercayaan investor asing terhadap potensi ekonomi dan masa depan IKN sebagai pusat pemerintahan dan bisnis baru di Indonesia.

Investasi besar ini tidak hanya akan mempercepat pembangunan infrastruktur di IKN, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian nasional. "Kami sangat senang dengan komitmen sembilan perusahaan asing yang telah bersedia menanamkan modal mereka di IKN. Ini menunjukkan bahwa IKN memiliki daya tarik investasi yang kuat dan diakui secara global," ujar Agung Wicaksono. "Dengan adanya investasi ini, kami optimis bahwa pembangunan IKN akan berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat."

Perusahaan-perusahaan tersebut berasal dari berbagai sektor, termasuk teknologi, energi, dan infrastruktur. Investasi yang dilakukan mencakup pembangunan fasilitas publik, pusat bisnis, dan infrastruktur dasar yang akan mendukung operasional pemerintahan dan kegiatan ekonomi di IKN. "Investasi ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga transfer teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia lokal. Ini adalah investasi jangka panjang yang akan memperkokoh ekonomi nasional," tambah Agung.

Presiden Jokowi menyambut baik investasi ini dan menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendukung dan menciptakan iklim investasi yang kondusif di IKN. "Kami berkomitmen untuk memberikan kepastian dan keamanan bagi para investor. Investasi ini adalah langkah awal yang penting dalam mewujudkan IKN sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi yang modern dan berkelanjutan," kata Jokowi.

Pemerintah juga telah menyiapkan berbagai insentif untuk menarik lebih banyak investasi asing ke IKN, termasuk kemudahan perizinan, insentif pajak, dan dukungan infrastruktur. Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing IKN sebagai destinasi investasi unggulan di Asia Tenggara.

Investasi sebesar Rp 45 triliun ini juga diharapkan dapat menciptakan ribuan lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal. Dengan demikian, selain mempercepat pembangunan fisik IKN, investasi ini juga akan memberikan manfaat langsung bagi perekonomian lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. "Kami berharap investasi ini dapat menjadi motor penggerak ekonomi di IKN dan sekitarnya, serta memberikan dampak positif bagi seluruh Indonesia," ujar Agung.

Kepercayaan investor asing ini juga merupakan cerminan dari stabilitas politik dan ekonomi yang telah dicapai oleh pemerintah Jokowi. Dengan terus memperkuat hubungan dengan mitra internasional dan menjaga iklim investasi yang positif, pemerintah optimis bahwa IKN akan menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi utama di Indonesia.

Secara keseluruhan, komitmen sembilan perusahaan asing untuk berinvestasi di IKN dengan nilai Rp 45 triliun adalah langkah penting dalam upaya pemerintah untuk memperkokoh ekonomi nasional. Ini adalah bukti nyata bahwa IKN memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pemerintahan dan ekonomi yang berkelanjutan dan modern, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh rakyat Indonesia.