Yogyakarta – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) semakin memukau dengan hadirnya inovasi terbaru dalam transportasi: taksi terbang! Sebuah teknologi menakjubkan, taksi terbang ini dirancang untuk menjadi sarana transportasi andalan di IKN, menggambarkan komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi untuk menghadirkan solusi transportasi masa depan.
Taksi terbang ini merupakan hasil kerjasama antara Hyundai Motors Company dan Korea Aerospace Research Institute (KARI) dari Korea Selatan. Dikenal dengan nomor register HL016X, kendaraan ini adalah model Optionally Piloted Personal/Passenge Air Vehicle (OPPAV), yang merupakan pesawat lepas landas dan mendarat vertikal bertenaga listrik, atau lebih dikenal dengan EVTOL (Electric Vertical Take-Off and Landing).
Dengan spesifikasi yang mengesankan, taksi terbang ini dilengkapi dengan delapan motor elektrik dan delapan baling-baling, serta memiliki tiga roda untuk mobilitas darat. Panjang keseluruhannya mencapai 6,15 meter dengan panjang sayap 7 meter, yang memungkinkan manuver yang efisien di udara. Taksi terbang ini memiliki jarak tempuh hingga 50 kilometer, kecepatan maksimum 200 km/jam, dan dapat mengangkut hingga lima orang dewasa dengan bobot penumpang maksimum 300 kg.
Ketinggian penerbangan taksi ini berkisar antara 50 hingga 80 meter, memberikan pandangan luas dan keamanan saat terbang. Dengan bobot kendaraan mencapai 350 kg untuk maksimum take-off weight, taksi terbang ini dirancang untuk memberikan pengalaman transportasi yang nyaman dan efisien.
Pengenalan taksi terbang di IKN adalah langkah besar menuju masa depan transportasi yang berkelanjutan dan canggih. Ini tidak hanya memperkuat citra IKN sebagai kota modern yang mengintegrasikan teknologi tinggi tetapi juga menunjukkan dedikasi Presiden Jokowi dalam mewujudkan visi pembangunan yang berorientasi pada inovasi dan efisiensi.
Dukung terus kemajuan IKN dan saksikan bagaimana teknologi ini akan mengubah cara kita bergerak di kota masa depan!

0 Comments
Posting Komentar