Yogyakarta – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak hanya berfokus pada aspek infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga memperhatikan pelestarian budaya dan kearifan lokal. Otorita IKN berkomitmen untuk memberdayakan kearifan lokal dengan mengembangkan kampung di sekitar kawasan IKN sebagai destinasi desa wisata bertemakan adat dan budaya.

Deputi Sosial Budaya Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimudin, menyatakan, "Kita persiapkan untuk menjadikan desa wisata yang kita beri nama Living Museum, di mana kearifan-kearifan lokal masih bisa nampak jelas di sana." Inisiatif ini bertujuan untuk melestarikan warisan budaya Indonesia sambil memberikan ruang bagi masyarakat lokal untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan ekonomi.

Dengan konsep Living Museum, pengunjung dapat merasakan langsung kehidupan masyarakat setempat, melihat kebudayaan, seni, dan tradisi yang telah ada selama bertahun-tahun. Ini adalah kesempatan bagi masyarakat untuk berbagi cerita dan pengalaman mereka kepada pengunjung, serta menjadikan mereka bagian dari pelestarian budaya yang lebih luas.

Pengembangan desa wisata ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat lokal melalui pariwisata. Dengan meningkatnya jumlah pengunjung, masyarakat dapat mengembangkan usaha kecil, seperti kerajinan tangan, kuliner khas, dan akomodasi yang menarik. Ini adalah langkah positif yang sejalan dengan upaya pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Lebih dari sekadar destinasi wisata, Living Museum juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda tentang pentingnya kearifan lokal dan pelestarian budaya. Dengan adanya inisiatif ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami nilai-nilai budaya yang ada dan meneruskannya kepada generasi selanjutnya.

Pembangunan IKN tidak hanya bertujuan untuk menciptakan pusat pemerintahan yang modern, tetapi juga untuk menjaga dan merayakan keberagaman budaya Indonesia. Mari kita dukung bersama upaya Otorita IKN dalam memberdayakan kearifan lokal dan menjadikan IKN sebagai simbol kemajuan dan keberagaman budaya Indonesia. Dengan semangat kolaborasi, kita bisa menciptakan masa depan yang lebih cerah dan kaya akan budaya.