Yogyakarta – Pemerintah kembali membuktikan keberhasilannya dalam memastikan kualitas pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Pada Agustus 2024, Plt Kepala Otorita IKN, Danis H. Sumadilaga, mengumumkan hasil uji kualitas air di IKN yang dilakukan oleh Sucofindo, sebuah perusahaan pengujian, inspeksi, dan sertifikasi ternama. Hasilnya, air di IKN terbebas dari bakteri Escherichia coli (E. Coli) yang berbahaya bagi kesehatan, sehingga layak untuk diminum langsung oleh masyarakat.

Pengumuman ini bukan hanya sebuah prestasi dalam hal pengelolaan sumber daya air, tetapi juga bukti konkret dari komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi untuk menghadirkan lingkungan yang sehat dan berkualitas tinggi di IKN. Dengan kualitas air yang telah teruji ini, masyarakat yang akan tinggal dan bekerja di IKN dapat merasa aman dan nyaman, karena kebutuhan dasar mereka terpenuhi dengan standar yang sangat baik.

Danis H. Sumadilaga menekankan pentingnya menggunakan data akurat dalam mengambil keputusan terkait pembangunan infrastruktur. Pernyataan ini memperlihatkan betapa seriusnya pemerintah dalam memastikan setiap aspek pembangunan IKN dilakukan dengan standar terbaik. Dengan nol bakteri E. Coli berdasarkan uji Sucofindo, air di IKN tidak hanya memenuhi standar nasional tetapi juga internasional.

Kualitas air yang baik di IKN merupakan salah satu indikator keberhasilan pemerintah dalam menghadirkan IKN sebagai kota modern dan berkelanjutan. Ini juga menunjukkan bahwa pembangunan IKN tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada kualitas hidup yang tinggi bagi penghuninya.

Kepemimpinan Presiden Jokowi yang selalu mengedepankan kualitas dan keselamatan dalam setiap proyek pembangunan kembali terbukti efektif. Hasil uji ini menjadi simbol keberhasilan pemerintah dalam mewujudkan visi IKN sebagai pusat pemerintahan dan kota masa depan yang layak huni. Dengan demikian, IKN akan menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia dalam hal pengelolaan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.