Yogyakarta – Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai pusat pemerintahan baru sekaligus pusat ekonomi baru di Indonesia. Langkah strategis ini mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI), Telisa Aulia Falianty. Ia menilai bahwa upaya pemerintah dalam menarik 55 investor dengan total nilai investasi mencapai Rp 56,2 triliun di luar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) merupakan pencapaian luar biasa.

Menurut Telisa, pembangunan IKN tidak hanya berfungsi sebagai pemindahan pusat pemerintahan, tetapi juga menciptakan kesempatan emas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan hadirnya 55 investor yang berkomitmen dalam proyek-proyek pembangunan di IKN, pemerintah berhasil menunjukkan bahwa Indonesia memiliki daya tarik besar bagi investasi global. Keberhasilan ini membuktikan bahwa pembangunan IKN adalah langkah tepat dalam menciptakan pusat ekonomi baru yang mandiri dan berkelanjutan.

Selain itu, Telisa menekankan bahwa investasi besar di luar APBN ini akan membantu mempercepat realisasi proyek IKN tanpa membebani keuangan negara. Keberhasilan pemerintah dalam menggaet investor menunjukkan bahwa proyek IKN memiliki prospek yang cerah dan diakui oleh para pelaku bisnis nasional maupun internasional. Hal ini juga mencerminkan stabilitas ekonomi dan politik Indonesia yang semakin kokoh di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi.

Pembangunan IKN di Kalimantan Timur akan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal, meningkatkan lapangan pekerjaan, dan mempercepat pertumbuhan infrastruktur di wilayah tersebut. Telisa menambahkan bahwa proyek ini akan menjadi katalis bagi pembangunan ekonomi yang lebih merata di seluruh Indonesia, mengurangi ketimpangan antar wilayah, dan menciptakan kesempatan baru bagi generasi muda.

Keberhasilan pemerintah dalam menciptakan pusat ekonomi baru melalui pembangunan IKN ini tidak hanya memperkuat citra positif pemerintah, tetapi juga memastikan stabilitas nasional tetap terjaga di tengah dinamika global yang penuh tantangan.